Quote:
1. Roberto Mancini
Dua tahun, cukup untuk Roberto Mancini untuk mengangkat City ke level tertinggi sepakbola Inggris. Terlebih dengan sumber dana dari sang pemilik yang tak terbatas, eks pelatih Inter Milan itu akan lebih mudah meramu strategi dan menempatkan pemain-pemain yang tepat. Apalagi, hanya tipis perbedaan antara skuad utama dan tim cadangan yang dimiliki City. Suksesnya di Itailai bersama La Beneamata juga dapat dimanfaatkan Mancini, untuk menaiki tangga sukses bersama City di Eropa.
|
Quote:
2. Jendela Transfer Januari
Pertengahan musim, terutama di bulan Januari, menjadi saat-saat yang vital bagi klub top manapun di Eropa. Jendela musim dingin yang dibuka, dapat menjadi momen evaluasi bagi tim manapun, untuk memperbaiki tim di klasemen dan kompetisi Eropa, jika putaran pertama kompetisi kurang membawa hasil menggembirakan. Lagi-lagi, faktor dana akan bermain, dan City sebagai klub yang kini tak pernah kesulitan dana, dapat kembali belanja pemain. Tujuannya tentu untuk meningkatkan level permainan dan mengharapkan hasil yang diinginkan, demi menjaga kans sukses di Eropa.
|
Quote:
3. Ownership
Dialah HH. Sheikh Mansour bin Zayed bin Sultan Al Nahyan, sosok muda, kaya nan berpandangan jauh kedepan tentang sepakbola. Sejak dia mengambil alih The Eastlands, sudah sekian milyar poundsterling dia kucurkan, agar City menempatkan namanya di jajaran elit Premier League. Setelah memantapkan langkah di antara patron The Big Six, salah satu baron minyak Timur-Tengah ini, memiliki angan-angan, menguasai Eropa melalui sepakbola. Mungkin, dia takkan berhenti menggelontorkan dana untuk merekrut pemain-pemain bintang agar targetnya tercapai.
|
Quote:
4. Atmosfir Fans
Melihat sukses City sekarang, para fans tentu tak ingin melewatkan seluruh pertandingan kandang City. Terlebih mereka kini juga sudah menginjak kompetisi top Eropa. Dengan selebrasi fans yang unik, para pilar City tentu akan semakin menggila di lapangan hijau, memberi kebahagiaan bagi fans dan klub. Atmosfir fans yang kian menggila akhir-akhir ini, akan jadi nilai plus City untuk menaiki tangga kejayaan di Eropa.
|
Quote:
5. Lini Depan
Barisan penggedor City, boleh jadi menjadi salah satu lini depan yang menakutkan di Inggris dan Eropa. Adanya David Silva sebagai pengatur ritme bola yang jenius, serta sekumpulan bomber hebat, akan menjadi senjata yang takkan habis kreativitas untuk menembus model dan karakter lini pertahanan tim manapun. Lihat saja sederetan juru gol, seperti Carlos Tevez, Edin Dzeko dan Sergio Aguero, dengan jejak rekam mereka yang fenomenal, sebelum mendarat di Etihad Stadium. Jadi, jaminan akan variasi dan garansi gol akan selalu ada untuk City, terlebih jika mereka semua sedang on fire.
|
Quote:
6. Level Premiere League
Tak dipungkiri memang, liga Inggris merupakan liga yang terberat di Eropa. Atmosfir Serie-A Italia dan La Liga Spanyol, kini belum mampu menyaingi keglamoran Premier League yang mampu menebarkan pesona, bagi sejumlah talenta hebat dunia mengadu nasib di dataran Inggris. Eksistensi tim-tim mapan, macam Manchester United, Arsenal, Chelsea dan Liverpool, tentu menjadi ukuran tersendiri bagi City mensejajarkan diri, sebagai klub top Inggris lainnya. Dengan pencapaian tiket langsung putaran final Liga Champions, menjadi raihan positif bagi mereka. Apalagi, sejarah membuktikan, wakil-wakil Inggris tak pernah tampil mengecewakan di Eropa, meski tim-tim Inggris tak juara Eropa tiap tahunnya. Namun, hal itu membuktikan, wakil-wakil Britania akan selalu menjadi momok tersendiri bagi tim-tim di seantero Eropa yang berkompetisi di Champions League.
|
Quote:
7. Drawing Fase Group
Langkah City di Liga Champions memang tak mudah, bahkan mereka bagai harus mendaki gunung yang tak mudah ditaklukkan. Mereka harus tergabung di Grup A. Banyak yang bilang, grup A merupakan gurp neraka, karena terdapat Bayern Munich, Villarreal dan Napoli di dalamnya. Akan tetapi jangan salah. ?Jika? mereka mampu melewati hadangan tiga tim hebat itu, mereka akan lebih percaya diri menjalani fase knock out nantinya.
|
Quote:
8. £1.003 Billion
Ya, lagi-lagi uang akan berbicara kali ini. Itulah jumlah total investasi yang telah digelontorkan sang pemilik, Sheikh Mansour, sejak City diambil alih, September 2008 lalu. Saat itu, Robinho menjadi pemain bintang pertama yang dibawa baron minyak dari Uni Emirat Arab itu. Dengan dukungan dana yang tak terbatas, fans City tentu berharap kedatangan pemain-pemain bintang, dibarengi dengan datangnya sedertan trofi yang tak pernah mereka miliki, meski ada dogma yang kerap menggema bahwa ?uang tak mampu membawa prestasi?.
|
Quote:
9. Samir Nasri
Tak ada yang meragukan kualitas Samir Nasri, sebagai salah satu aktor cerdas yang kerap memanjakan lini depan dengan umpan-umpan terukurnya. Pengaturan ritme permainannya juga menjadi nilai lebih playmaker internasional Prancis itu. Dengan segudang pengalaman Eropa bersama Arsenal, Nasri diyakini akan padu dengan David Silva untuk membangun serangkaian serangan yang kreatif dan variatif, untuk menghadapi sejumlah gaya permainan dari tim-tim Eropa lainnya.
|
Quote:
10. Joe Hart
Kiper nomor satu timnas Inggris ini, akan segara menghadapi ujian yang sesungguhnya, mengadang segenap percobaan bomber-bomber Eropa yang mengancam sarangnya. Inggris memang akhir-akhir ini tak memiliki kiper hebat, namun Joe Hart adalah pengecualian. Mungkin di masa mendatang, dia akan mewarisi kharisma Gordon Banks, Peter Shilton atau David Seaman, di bawah mistar gawang. Hart pun kerap melakukan latihan ekstra, demi menyiapkan dirinya dari sejumlah teror striker-striker kenamaan Eropa. Dan jika Hart sedang dalam performa terbaik, tak disangsikan tak seorangpun akan mudah menyarangkan si kulit bundar ke sarang keramatnya.
|
|
No Comment to “~ 10 Alasan City Mampu Sukses di Eropa ~”